Sayur Oplok-oplok a’la Puteri

 

 

Image

Bahan:
3 siung Bawang Putih diiris
2 siung Bawang Merah diiris
1 lembar Daun bawang diiris
2 biji cabe merah diiris
1/2 tomat diiris
1 biji telur ayam
1/4 Kol
1/4 kg Udang
4 butir bakso
1/2 sdm kecap asin
1 sdm kecap saus tiram
Merica secukupnya

Cara Membuat:
Tumis bawang putih hingga wangi, masukkan bawang merah. Kecilkan api, dan masukkan tomat yang sudah diiris dan tambahkan irisan cabe merah.
Masukkan telur, dan tambahkan merica, tuangkan kecap asin dan kecap saus tiram, aduklah merata. Setelah telur mulai tampak matang, masukkan kol dan aduk hingga mulai lunak.
Kemudian tambahkan udang dan bakso. Setelah udang mulai tampak matang kemerahan, masukkan buncis.
Tambahkan air putih panas secukupnya ke dalam masakan untuk menjadikannya sedikit berkuah.
Tunggulah kira-kira 2 menit hingga buncis lunak, masukkan daun bawang yang telah diiris, aduklah seperlunya dan matikan api kompor.

Selamat mencoba! 🙂
PS:
Saya bukan chef, saya IRT aja, jadi harap dimaklum yaa kalo tulisan resepnya gak se-profesional resep ala chef :p hehehehhe…

 

Mie Yamien Manis Bakso

Tiap kali ke Bandung, hampir saya gak pernah melewatkan Mie Yamin manis bakso ini di RM. Linggarjati, jalan Balong Gede, dekat Palaguna Plaza (bangunan lama era tahun 80-an) dan Mesjid Agung Bandung. Kalo Anda dari arah Dalem Kaum, setelah melewati menara mesjid Agung, Anda harus siap-siap di jalur kanan dan beloklah di jalan kecil pas 2 mobil, dan langsung siap parkir di kiri.
Rumah makan ini bangunan sederhana bercat hijau dari kayu. Pemiliknya tidak banyak merubah tempat ini sejak saya kecil. Bahkan kata ibu saya, sejak beliau muda, di tahun 70-an, rumah makan ini sudah ada dan memang tidak banyak lakukan renovasi. Namun begitu, RM Linggarjati ini cukup bersih, dan toiletnya pun cukup bersih 🙂
Banyak yang menggosipkan RM makan ini tidak halal. Saya bertanya kepada pemiliknya, dan beliau dengan lantang menjawab, “HALAL”.

Harganya seporsi Rp 30.000 dengan mie dan bakso yang dibuat sendiri. Kuahnya bening seperti pada gambar (slurp! saya suka kuah yang bening :p)

Oya mereka juga punya es Shanghai, jus Alpukat yang jadi andalan mereka. Kalo saya, suka es Shanghai, tapi karena hari ini di Bandung agak dingin, saya memilih teh tawar hangat aja, heheheh…..

Pemiliknya adalah popo-popo yang duduk di bagian kasir. Jadi kalo Anda menemukan kakek-kakek duduk di meja kasir, mereka-lah pemiliknya, sang kakak beradik yang gantian menjaga 🙂
RM Linggarjati ini buka setiap harinya, mulai dari jam 07.30 sampai jam 20.00 WIB (kecuali imlek, natal, dan lebaran tutup).
Jadi jangan terlalu malam kalo mau mampir, hehehehee….

Image

Sierra Favourite Steak

Malam minggu, bertepatan dengan Braga Kuliner 11 Januari 2014, saya dan suami memilih makan malam di Sierra Cafe Bukit Pakar Timur.

Kami lagi ingin menikmati dinner yang nyaman dan bernuansa romantis (uhuyyyy…) sambil kangen melihat pemandangan Bandung dsk. Maklum aja…jarang sekali kami ke Bandung dan menikmati suasana kota tempat kami habiskan masa kecil hingga remaja 🙂
Kali ini kami ingin coba Sierra Cafe. Setelah beberapa kami menikmati the Valley, kami coba tetangga sebelahnya aja ah: Sierra! hehehhehehehee…

Continue reading “Sierra Favourite Steak”