Entah itu Balet, Tari Bali, atau Oriflame, kalau dikerjakan setengah-setengah ya gak ada hasilnya :)

Sebenernya, Marissa sudah ingin sekolah balet sejak kami di Jakarta, dari enam bulan yang lalu.

Tapi saya meragukan keinginan anak kecil, yang selalu berubah-ubah 🙂

Maklum, saya terbiasa mempertahankan satu hobi untuk ditekuni hingga mahir. Saya tidak bisa bergonta ganti hobi atau aktivitas dengan alasan “bosan”, hehehee….karena itu tari Bali dan musik saya tekuni sejak usia 9 tahun hingga Alhamdulillah hari ini, saya mencapai usia 34 tahun :))

 Melihat tiap hari Marissa selalu ikuti gerakan balet dari TV dan ipad, akhirnya saya memutuskan untuk mencoba menjawab keraguan saya. Berbekal pertimbangan dengan suami saya yang sejak awal ingin masukkan Marissa balet, akhirnya saya searching di google, tentang sekolah balet di Singapura ini.

Ketemu 2 sekolah balet, ada sekolah yang sudah berdiri sejak 50 tahun yang lalu, dan ada sekolah balet yang baru tahun 2000-an berdiri 🙂

Saya hubungi kedua sekolah itu via e-mail. Jaman sekarang, gak perlu lagi sedikit-sedikit datang berkunjung kalo bisa dilayani via online 🙂

Sekolah yang pertama, tidak kunjung menjawab e-mail saya.

Sekolah yang kedua, tidak sampe dalam waktu 1 jam sudah menjawab e-mail saya 🙂

Apa yang kemudian saya lakukan? Menghubungi sekolah kedua, karena mereka menjawab e-mail saya dengan cepat 🙂

Bukankah kita selalu merespons orang yang cepat merespons kita? Heheehee…jadi inget my Oriflame :)) 

Setelah berbalas e-mail beberapa kali, akhirnya Marissa mendapat jadwal free trial day, untuk melihat apakah Marissa bisa mengikuti pelajaran mereka?

Gak usah ditanya deh, betapa Marissa antusiassss bangett pas tau dirinya bakal ikuti trial day di sekolah balet 🙂 Sejak beberapa hari sebelumnya sudah ingetin saya melulu, “besok Marissa balet, ma?” — khas anak-anak yaaa….

Pas hari-H, Marissa terlihat semangat sekali menyiapkan keperluannya untuk balet. Mulai dari makan, siapkan kaos kaki hingga pilih baju latihan, hahahahahah…

Kemudian kami pun mengantarnya ke sekolah balet DanceP***e. Alhamdulillah cukup naik bis sekali dari halte depan condo, lewati 5 halte, dan taraaaa…touch down DanceP***e!

Saya pun segera melengkapi formulir pendaftaran dan tanpa bayaran apapun, Marissa dipersilahkan untuk ikuti pelajaran di kelasnya 🙂

Saya diijinkan masuk ke dalam kelasnya, karena ini trial day-nya Marissa. Agak deg-degan, saya memperhatikan Marissa mengikuti pelajaran balet selama 45 menit.

Deg-degan kenapa? Karena inilah pertama kali Marissa mengikuti Full English Speaking di Singapura, hahahahhaa…

Saya khawatir apakah anak ini bisa mengerti dengan segala arahan gurunya? Kalo sekolah di Indonesia, meski bahasa Inggris, tapi gurunya kadang terjemahkan dalam bahasa Indonesia. Lah ini gurunya kan gak bisa bahasa Indonesia, hahahahhaha….

Alhamdulillah, saya perhatikan, Marissa bisa ikuti seluruh arahan gurunya, dan hasil trial day di hari itu, Ms. Stacey Yeo, guru baletnya berkata, “Bu, anaknya bisa ikuti gerakan dengan sangat cepat, padahal ini baru pertama kali dia ikut latihan balet….” — Alhamdulillah 🙂

Akhirnya, saya pun masuk kembali ke ruang administrasi, dan menyelesaikan semua keperluan registrasinya.

Agak kaget dengan total biayanya, tapi inilah pilihan kami orang tuanya, untuk mendukung anak insya Allah dalam hal positif. Kami tidak akan pernah tau, apakah Marissa memiliki bakat di balet, kalau kami tidak pernah mencoba memberinya kesempatan, kalau kami tidak pernah mencoba membuka diri kami sendiri dengan sesuatu yang baru 🙂

Bercerita begini, saya jadi inget dengan pertama kali saya join Oriflame 🙂

Oriflame sama seperti balet bagi saya, sama-sama suatu hal baru, yang tidak pernah ada sejarahnya di keluarga kami 🙂

Tidak ada seorang pun dalam keluarga kami yang pernah belajar balet, dan tidak ada yang pernah menekuni MLM Oriflame. Dan saya serta Marissa menjadi perintis dalam keluarga kami.

ALhamdulillah di Oriflame, dengan sejuta pertanyaan disaat join, “akankah saya berhasil? benarkah bisnis ini menghasilkan jutaan rupiah per bulan tanpa ninggalin anak di rumah?” –> terjawab dengan cara, “Ya, saya coba join. Ya, saya coba jalani bisnisnya…”

Sama seperti ketika saya dan suami merestui Marissa balet, “Ya kita coba daftarin Marissa, kita kasih dukungan Marissa untuk menekuni balet. Kebanyakan orang umumnya belajar balet di waktu kecil, dan meninggalkannya disaat dewasa. Mari kita coba lihat kemampuan Marissa, dengan catatan, segala hobi harus ditekuni, bukan main coba kegiatan A-B-C sampe Z, dan meninggalkan semuanya ditengah jalan….”

Sama seperti ketika di usia 9 tahun dahulu saya memutuskan belajar tari Bali, ibu saya mengingatkan, “sekali memilih, harus tekuni. Kalo mau berhenti di tengah jalan, lebih baik berhenti sekarang..” , dan saya pun memilih menekuni tari Bali hingga sekarang 🙂

Mau apapun aktivitasnya, kalo dikerjakan setengah-setengah pasti gak ada hasil…

Kalo dulu saya setengah-setengah berlatih tari Bali, tentunya saya gak bakal pentas di Moskow, Paris, Singapura, dan saya gak bakal dikasih kepercayaan oleh suami untuk memiliki sanggar tari di belakang rumah saya 🙂

Kalo dulu saya setengah-setengah di Oriflame, tentunya saya gak bakal capai level Director dan gak bisa terlibat dalam sukacita ratusan downline saya yang memiliki hidup lebih baik dengan Oriflame sebagai “kendaraannya” 🙂

Kalo saya tidak mencoba memasukkan Marissa ke sekolah balet, saya tidak akan tau betapa bahagianya dia menari balet, berlatih setiap hari di rumah dan menonton video balet dari ipad untuk pelajari gerakannya:))

Cobalah untuk memanfaatkan peluang dan terbukalah dengan hal-hal yang baru. Selama niatnya untuk hal-hal positif, insya Allah diridhai Allah SWT, Aamiin YRA 🙂

Puteri Miranti Ningrum

Director Oriflame Indonesia

WA 0811106129

Pin BB 25C2CDD8

Image



Categories: Anak, Berbisnis dari Rumah, Dreams, Oriflame

Tags: , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: